Kisah Sejarah Terlengkap Kearifan Raja-Raja Nusantara (Sejarah dan Biografinya)

Judul Buku : Kisah Sejarah Terlengkap Kearifan Raja-Raja Nusantara (Sejarah dan Biografinya)
Penulis: Soedjipto Abimanyu
Editor: Farel Kurniawan
Tata Sampul : Ferdika
Tata Isi : Fitri Raharjo
Pracetak : Wardi
Pertama kali melihat, memegang, dan memiliki buku Kisah sejarah terlengkap kearifan raja-raja nusantara sejarah dan biografinya ini langsung tercium aroma syurga masa lalu banget. Di cover depan dan belakangnya sudah tergambar jelas gambaran peninggalan masa kejaraan berupa candi-candi.
Sebenarnya, sedari kecil, sejarah adalah pelajaran paling menarik bagi saya. Kakek-kakek saya sering menceritakan tentang sejarah-sejarah yang kurang masuk akal bagi pemikiran saya dan mungkin anak zaman sekarang. Misalnya, cerita perjuangan bangsa Indonesia melawan para penjajah.
Kakek saya menceritakannnya dengan unik. Sungguh tak dapat diterima nalar. Kakek menceritakan tentang pasukan Indonesia yang melawan penjajah di lautan menggunakan kacang hijau. Ketika sang pemimpin pasukan melemparkan kacang hijau, benda mungil itu berubah menjadi pasukan manusia yang melawan para penjajah.
Sekali lagi, sungguh tak masuk akal bagi saya sampai sekarang. Bukan hanya tentang itu saja. Sebagai seorang cucu dari kakek yang menyukai dunia penjelajahan alam, banyak sekali kisah unik yang kakek miliki dan ceritakan kembali. Misalnya saja tentang rumah di tengah laut dan hanya bisa dimasuki oleh-oleh orang dikehendaki.
Adakah? Bisa jadi memang ada karena saya sendiri pernah menyeberangi pantai untuk menuju pura yang ada di arena tanah lot.
O… Ow bercerita tentang sejarah memang asyik. Baiklah kita kembali ke buku yang memesona ini. Buku ini terdiri dari 2 bagian. Bagian 1 berisikan sejarah urutan lengkap kerajaan-kerajaan di Nusantara. Dalam bagian ini tercantum 32 kerajaan termasuk Kesultanan Cirebon, Kesultanan Bima, Kesultanan Surakarta, Kesultanan Yogyakarta Hadiningrat. Dalam bagian ini gambaran peta wilayah dan foto beberapa tokoh menjadi salah satu penguat agar pembaca lebih mendalami sejarah kerajaan yang dibacanya.
Sedangkan pada bagian 2 terdiri dari kitab kearifan Raja-Raja Nusantara. Tentunya, hal ini menjadi bagian sangat menarik karena kita bisa mengetahui kondisi masa lalu melalui kitab atau peninggalan yang ada dari suatu kerajaan.
Pada bagian 4 halaman pertama bagian 2 ini, saya langsung terpesona dengan Kutukan Raja Kudungga sebagai salah satu kearifan lokal Kalimantan. Kutukan ini diangkat dari legenda rakyat yang memberikan pesan bahwasannya pelestarian hutan dan pemeliharaan lingkungan hidup menjadi tugas dan tanggung jawab semua orang. Bagi yang mau membaca ceritanya, bisa langsung beli bukunya dan dapatkan pengalaman batin yang sangat dalam dari bacaan yang tak pernah Anda temukan sebelumnya.
Sampai ketemu pada tulisan berikutnya ya.

Cara Tercepat Mengetahui Perjalanan Kehidupan Seorang Tunarungu Dari Semenjak Kecil

Judul    Buku  : Shafa Saatnya Tunarungu Bicara-Perjuangan Penderita Tunarungu Berat untuk bisa Mendengar dan Bicara

Penerbit : Memoira

Membuka halaman pertama buku ini, pembaca akan mendapatkan sambutan hujan testimoni yang begitu beragam. Inti dari testimoni mereka adalah buku tersebut merupakan sebuah buku yang menginspirasi para pembacanya.

Benarkah?

Tentu saya membenarkannya.

Kok bisa? Kenapa?

Buku yang mengambil kisah nyata perjalanan seorang tunarungu ini benar-benar menggambarkan kehidupan yang serba unik dengan keterbatasan dan perjuangannya. Bagi saya sebagai seorang pembaca, buku ini memiliki keunikan tersendiri. Sudut pandang pembicara dalam buku ini adalah seorang anak. Nah, bagaimana seorang anak bisa serba tahu tentang segala hal?

Pada bagian Vonis Sunyi halaman 47: Ini saat dimana semuanya berada dalam taruhan besar. Orangtuaku dipaksa melalui tikungan tajam yang sangat berbahaya, sempit, licin, penuh ancaman, dalam kondisi gelap gulita, penuh luka, patah tulang hatinya. Sedikit saja salah langkah ….

Pengisah buku ini adalah seorang anak tunarungu, meski saya tahu tentu menggunakan jasa penulis profesional untuk menuntaskan karya ini. Tetapi benarkah bahasa seorang anak tunarungu yang masih kecil sudah setinggi itu?

Bahasa yang sungguh bagi saya sebagai pembaca sangat dipaksakan untuk mendapatkan makna namun malah berujung pada kebingungan. Jika pembaca lain sebagai penikmat merasa biasa-biasa saja, saya malah bertanya-tanya pada beberapa bagian tertentu, misalnya saja pada bagian kutipan di atas, patah tulang hatinya benarkah  hati patah tulang?

Ok, terlepas dari keunikan yang membuat saya harus terheran-heran karena adanya kejanggalan-kejanggalan, karya ini layak mendapatkan apresiasi karena menceritakan perjalanan kisah hidup seorang anak tunarungu mulai dari lahir hingga menjejakkan langkah di dunia pendidikan dan juga lengkap dengan uraian-uraian prestasinya yang bisa membuat pembaca mengambil hikmah dari apa yang dibacanya.

 

Cenat-Cenut Matematika (Kisah Paling Mencengangkan dari Pelajaran Matematika)

Judul : Cenat-Cenut Matematika
No. ISBN : 9786020309484
Penulis : Nunu El Fasa
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tanggal terbit : Oktober – 2014
Jumlah Halaman : 248
Berat Buku : 500 gr

Pertama kali menerima buku ini, terbersit rasa kecewa. Sejujurnya, buku ini termasuk kategori antologi. Namun, di cover depan hanya tercantum satu nama penulis tanpa ada tambahan lain lagi, seperti misalnya dan kawan-kawan atau lainnya.

Begitupun pada bagian ucapan terima kasih, tak ada sama sekali ungkapan terima kasih kepada teman sesama penulis yang sudah mewujudkan kumpulan kisah matematika ini. Sungguh, ini adalah buku yang membuat saya harus belajar banyak agar tidak mengikuti jejaknya dan menjadi penulis yang memiliki empati. Entah memang sengaja atau tidak, tapi yang saya tangkap, bagi pengumpul naskah, penulis lainnya seakan memiliki arti yang sangat kecil.

Begitupun pada bagian akhir, tentang penulis yang seakan mengangkat satu penulis utama saja sedangkan kontributor lain hanya mendapat satu porsi kecil tanpa foto seperti pengumpul naskahnya.

Ok, sejujurnya buku ini adalah buku yang membuat saya kecewa dalam berbagai hal. Namun dari segi isi, buku yang ditulis oleh lebih dari 40 orang ini mengisahkan cerita yang berbeda tentang matematika yang tentunya akan membuat pembaca memiliki pengetahuan berbeda dari apa yang dibacanya.

Apalagi tentunya ada yang baru pertama kali karyanya dibukukan dan merasa bangga melihat karya pertamanya dibukukan. Dan mungkin ada yang memendam kekecewaan seperti saya juga.

Ok, terlepas dari banyak hal yang membuat saya bertanya mengapa begini dan begitu, ada hal menarik dalam buku setebal 234 halaman ini berupa: trik perkalian garis hinggga ribuan dan seterusnya, tips belajar matematika, tips mengajar matematika lebih menyenangkan, dan pastinya isi buku dari penulis yang berbeda memberikan wawasan berbeda pula.